Categories: Artikel Leave a comment

Etika Menuntut Ilmu

Ceramah Singkat

Abdullah bin Pahanan, Lc.

ETIKA MENUNTUT ILMU

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ للهِ الّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلاَ أَنْ هَدَانَا اللهُ

الْحَمْدُ للهِ الّذِي قَالَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ آمَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ أُوْتُوْا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ.

وَأَشْهَدُ أَنْ لاإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ,

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

 أَمَّا بَعْدُ:

Segala puji kita haturkan kepada Allah yang memberiri kita hidayah kepada agama islam ini yang tidak itu semua dari Allah semata, puji syukur juga kita haturkan kepada-Nya yang telah berfirman dalam kitab-Nya yang artinya, “Allah akan mengangkat derajat orang yang beriman dan penuntut ilmu beberapa derajat.

Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad, keluarganya, sahabat-sahabatnya dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan kabaikan, sampai hari kiamat.

Saudara-saudaraku yang mulia, ….

Pembicaraan kita pada kesempatan kali ini adalah sekitar ilmu. Termasuk di antaranya keutamaannya, dan etika-etika dalam mencarinya, serta terhadap ilmu yeng telah didapatnya. Oleh karena itu saya mengharap kepada semuanya memperhatikan dengan seksama perkara yang sangat agung yang akan saya sampaikan pada kesempatan kali ini.

Hadirin yang berbahagia, …

Perlu kita ketahui bahwa Allah menciptakan kita tidak supaya hidup selayaknya binatang ternak, akan tetapi memiliki tujuan yang besar, yaitu beribadah kepada Allah yang maha suci dan maha tinggi. Dan ibadah ini tidak akan bisa ditunaikan hamba dengan benar melainkan bila didasari dengan ilmu tentang hukum-hukumnya dan tata-caranya, karena rangkaian ibadah sudah ditetapkan (ahama). Oleh karena itu Imam Bukhari membuat salah satu bab dalam kitab kitab haditsnya tang terkenal dengan shahih bukhari dengan judul “Bab Berilmu dahulu sebelum berucap dan beramal”.  Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan kepada kita bahwa orang yang berilmu lebih tinggi derajat dari pada orang yang tidak berilmu dan Allah meninggikannya beberapa derajat. Bukan hanya satu derajat, melainkan beberapa derajat. Allah ta’ala berfirman:

Katakanlah, “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (Q.S. az-Zumar:9)

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. (Q.S. al-Mujadilah:11)

Hadirin yang berbahagia, …

Dengan ini kita ketahui bahwa uraian di atas menerangkan wajibnya menuntut ilmu sebelum berucap dan beramal, seperti Allah juga mencela kaum Nasrani karena mereka meramal tanpa didasari ilmu. Barangsiapa menyerupai suatu kaum, niscaya ia termasuk dari mereka,  barangsiapa menempuh jalan yang ditempuh suatu kaum, niscaya ia akan bertemu mereka.

Hadirin yang berbahagia, …

Sekarang kita telah ketahui pentingnya menuntut ilmu. Akan tatapi perlu kita ketahui bahwa adab dalam menuntutnya memiliki peran yang besar dalam mencapai ilmu yang bermanfaat, karena demikianlah ulama-ulama terdahulu mempelajari etika (menuntut ilmu, yang terkadang sampai) 30 tahun sebelum menuntut ilmu.

Oleh karena itu di antara mereka ada yang berkata,

“Mereka dahulu mempelajari ilmu sebagaimana mereka mempelajari akhlak”.

Sebagiannya lagi mengatakan:

“Wahai anakku, ikutilah ahli ilmu dan ahli fiqih, beradablah terhadap mereka, karena hal itu lebih saya cintai dari pada banyak bicara”. Dan ucapan-ucapan yang lain.

Semua manusia, khususnya penuntut ilmu belajar akhlak mulia. Di antaranya bersabar menghadapi pahitnya kekerasan gurunya, karena kegagalan ilmu itu ketika (mendapatkan pahitnya majlis) ia lari. Barang siapa tidak merasakan pahitnya berguru, niscaya ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya”.

Hadirin yang berbahagia, …

Sesungguhnya ilmu adalah ibarat sebuah pohon dan buahnya adalah amal. Maka, amalkanlah ilmu kalian sebagai upaya menyelisihi kaum Yahudi dan melaksanakan perintah Allah dan rasul-Nya. Amal juga sebaik-baik jalan untuk kengokohkan ilmu dalam hati, sebagaimana firman Allah ta’ala:

Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; (Q.S. al-Baqarah:282)

Dan karena ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah, bumi tanpa tanaman, dan jasad tanpa roh, sehingga ilmunya akan menghujat dirinya dan tidak membelanya. Apakah di antara kita ada yang menginginkan ilmuya menjadi musuhnya pada hari pembalasan?

Hadirin yang berbahagia, …

Adapun orang yang ilmunya bertujuan supaya orang-orang bodoh melihatnya dan orang-orang pintar mengakuinya, atau supaya semua manusia melihatnya, maka kedudukannya di tengah-tengah manusia seperti yag disabdakan Rasulullah shallallhu a sallam yang maknanya,

* وَعَالِمٌ بِعِلْمِهِ لَمْ يَعْمَلَن –

مُعَذَّبٌ مِنْ قَبْلِ عُبَّادِ الْوَثَنِ

* وَكُلُّ مَنْ بِغَيِرِ عِلْمٍ يَعْمَلُ –

أَعْمَالُهُ مَرْدُوْدَةٌُ لاَ تُقْبَلُ

*Orang yang berilmu tetapi tidak diamalkan   –

akan diadzab sebelum penyembah berhala ,

*Setiap orang yang beramal tanpa ilmu   –

amalnya tertolak, tidak diterima

Hadirin yang berbahagia, …

Sesungguhnya ilmu adalah nikmat terbesar yang Allah karuniakan kepada kita, maka wajib bagi kita mensyukurinya dan menzakatinya. Zakatnya adalah dengan menyebarkan dan menyampaikannya kepada manusia (orang lain). Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“بَلِّغُوْا عَنِّي وَلَوْ آيَةً”

“Sampaikan dariku walaupun satu ayat”

Hadirin yang berbahagia, …

Marilah kita berlomba dalam pekerjaan yang agung ini, yaitu menuntut ilmu, mengamalkannya dan mendakwahkannya supaya kita selamat dan tidak menjadi orang-orang yang rugi, sebagaimana Allah ta’ala jelaskan hal-hal di atas dalam surat al ashr:

Semoga Allah jadikan kita orang-orang ahlul iman.

 

وَصَلَّى الله عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Daftar Santri Kader (IMQI) Tahun Ajaran 2021/2022? Di sini!

Adapun Untuk Pendaftaran Santri Baru jenjang SMP dan Aliyah Tahun Ajaran 2021/2022 Sudah Ditutup! Syukron bagi yang telah mendaftar.

Waktu Ujian:
– Tanggal 1 – 7 Januari 2021
– Dilaksanakan melalui Video Call dari rumah masing-masing.

Pengumuman dan Daftar Ulang
– Tanggal 25-26 Januari 2021 (Pengumuman)
– Tanggal 25-31 Januari 2021 (Daftar Ulang)